23 Januari 2017

Asuhan Keperawatan Stroke Hemoragik

Asuhan Keperawatan (Askep) Stroke Hemoragik – Merupakan salah satu jenis stroke yang ditandai dengan gangguan fungsi otak fokal (global) akibat pecahnya pembuluh darah hingga menimbulkan iskemik (kematian jaringan) dan hipoksia di hilir. 

Sementara itu, menurut Ria Artiani dalam bukunya “Stroke Hemoragik adalah stroke yang terjadi karena pembuluh darah di otak pecah sehingga timbul iskhemik dan hipoksia di hilir. Penyebab stroke hemoragi antara lain: hipertensi, pecahnya aneurisma, malformasi arteri venosa. Biasanya kejadiannya saat melakukan aktivitas atau saat aktif, namun bisa juga terjadi saat istirahat. Kesadaran pasien umumnya menurun” (Ria Artiani, 2009).
Asuhan Keperawatan Stroke Hemoragik
Artinya bisa diambil kesimpulan kalo stroke hemoragik disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak dengan gejala tertentu yang berlangsung selama 24 jam atau lebih, disamping membuat darah tak mengalir secara normal. Bahkan dalam beberapa kondisi, tak jarang penderita mengalami penurunan kesadaraan, kelumpuhan ekstremitas sampai lumpuh total.  

Etiologi
Umumnya penyebab perdarahan otak paling lazim antara lain, 
1. Arterisklerosis yaitu mengerasnya dinding pembuluh darah serta berkuranganya elastisitas yang kemudian sewaktu-waktu bisa robek hingga terjadi perdarahan
2. Aneurisma berry, yaitu karena defek congenital
3. Ruptur arteriol serebral yaitu akibat dari hipertensi tak terkontrol dan menimbulkan penebalan maupun degenerasi pembuluh darah. 
4. Malformasi arteriovenous yaitu adanya pembuluh darah abnormal, terjadi hubungan persambungan pembuluh darah arteri yang mengakibatkan darah (arteri) masuk ke vena hingga mudah pecah sekaligus menimbulkan perdarahan pada otak. 
5. Faktor beresiko tinggi seperti gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, obesitas, diabetes mellitus, peningkatan hematokrit, penyalahgunaan obat-obatan atau minuman keras (kokain, alkohol). 

Patofisologi
Berdasarakan etiologi diatas, pembuluh darah di otak akan terlebih dahulu mengalami peningkatan tekanan sistemik. Nah, karena saluran tersebut tak mampu bertahan pada akhirnya pecah dan darah masuk ke beberapa bagian otak misalnya, 

a. Intra Cerebal Hematom (ICH), yakni masuknya darah ke bagian jaringan otak membentuk massa (hematom) yang menekan di area sekitar dan menimbulkan oedema. Biasanya efek daripada peningkatan TIK secara cepat bisa berujung pada kematian mendadak. Seringkali dijumpai pada daerah, thalamus, pon, cerebellum, sub kortikal, putamen dan nucleus kaudatus. Hipertensi kronis menjadi salah satu penyebab utama. 

b. Sub Arachnoid Hematom (SAH), yakni masuknya darah ke permukaan pia meter dan ventrikel otak ataupun ruang subarachnoid. Efeknya, penderita biasanya mengalami nyeri kepala hebat. Disisi lain, menimbulkan vasopasme pembuluh darah cerebral juga yang meningkatkan potensi disfungsi otak global (nyeri kepala, penurunan kesadaran), maupun fokal (hemiparase, gangguan hemisensorik, afasia dll).  

Manifestasi Klinik
Berkaitan dengan kemungkinan tanda-gejala yang bisa ditemui pada penderita antara lain, hemiplegia kontralateral, afasia, apraksi (bila mengenai hemisfer non-dominan), nyeri talamik spontan, aleksi (bila mengenai hemisfer dominan) dan kelumpuhan pseudobulbar. 

Adapun untuk pemeriksaan penunjang pada pasien Stroke Hemoragik mencakup lumbal fungsi, CT scan, MRI (Magnetic Imaging Resonance), EEG, dan beberapa pemeriksaan laboratorium lainya.  

Memasuki tahap pengkajian, minimal harus ada kelengkapan data subyektif dan obyektif di tiap-tiap tahapanya. Tujuanya, tentu saja sebagai data utama dalam mengangkat diagnosa keperawatan prioritas. Diantara diagnosa tersebut meliputi,

1. Ketidakefektifan Perfusi jaringan serebral berhubungan dengan aliran darah ke otak terhambat
2. Kerusakan komunikasi verbal berhubungan dengan penurunan sirkulasi ke otak
3. Defisit perawatan diri: makan, mandi, berpakaian, toileting berhubungan kerusakan neurovaskuler
4. Kerusakan mobilitas fisik  berhubungan dengan kerusakan neurovaskuler
5. Resiko kerusakan integritas kulit berhubungan dengan immobilisasi fisik 
Baca artikel terkait Asuhan Keperawatan Stroke
Berkenaan dengan langkah berikutnya seperti perencaaan (intervensi), implementasi serta evaluasi ada baiknya untuk mendownload secara lengkap contoh Asuhan Keperawatan Stroke Hemoragik dibawah ini. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top