6 Maret 2016

Asuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan

Asuhan Keperawatan (Askep) Perilaku Kekerasan – Adalah keadaan dimana seseorang melakukan tindakan – tindakan yang secara sengaja membahayakan bagi diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar. Biasanya hal tersebut terjadi karena perasaan marah atau kesal yang tidak konstruktif. Adapun penyebabnya ada beberapa hal antara lain akibat intimidasi, frustasi, rasa takut dan manipulasi diri. Perilaku kekerasan terkadang juga bermanifestasi akan kebutuhan perhatian hingga ketergantungan pada orang lain. 

Untuk penegasan kembali bahwa klien atau pasien – pasien dengan perilaku kekeasan salah satu penyebab utamanya berasal dari gangguan harga diri yang mana seringkali mengalami hilang kepercayaan atau gagal dalam meraih keinginan. Beralih ke gejala klinis yang terlihat, umumnya mereka lebih cenderung mengalami gangguan hubungan sosial, rasa bersalah terhadap diri sendiri, kurang percaya diri bahkan ada kemungkinan perilaku menciderai diri (akibat harga diri rendah diikuti harapan yang suram). 
Asuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan
Bicara soal Asuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan tentu tak luput dari yang namanya akibat – akibatnya. Bila dilihat langsung pastinya tindakan – tindakan beresiko bisa saja merugikan lingkungan sekitar. Contohnya saja menyerang orang lain, memecahkan benda – benda di dekatnya sampai hal nekad seperti membahakar rumah pun dapat dilakukanya.

Lantas, bagaimana mengkaji pasien atau klien dengan perilaku kekerasan? Fokus data yang perlu dikaji yakni terbagi menjadi 3 bagian, resiko menciderai diri atau lingkungan, mengamuk (kekerasan brutal) dan gangguan harga diri. Masing – masing bagian tersebut dibagi lagi ke dalam data subyektif dan obyektif. Jadi diperlukan kelengkapan kedua data agar menunjang pengangkatan diagnosa keperawatan. Berlanjut ke diagnosanya, hanya terdiri dari 2 saja yakni

Pertama, resiko menciderai diri, orang lain dan lingkungan b.d perilaku kekerasan atau amuk 
Kedua, perilakuk kekerasan b.d gangguan konsep diri:harga diri rendah. 

Setelah itu, masuk ke tahap rencana tindakan. Khusus pada klien – klien jiwa sebagai contoh perilaku kekerasan, sudah pasti terdapat SP baik itu untuk pasien maupun keluarga. Sehingga keduanya berperan amat penting supaya memberikan pemecahan masalah. Disisi lain, ada tindakan penunjang yang ikut berperan pula untuk menyembuhkan kondisi pasien yaitu psikoterapeutik, psikofarmaka dan manipulasi lingkungan. 
Baca artikel terkait Pengertian Asuhan Keperawatan
Pada tahap evaluasi, bisa dibilang agak berbeda dengan askep umumnya karena asuhan keperawatan jiwa lebih mengarah pada kejiwaan masing – masing penderita (pasien). Berbeda halnya jika askep penyakit dalam, KMB atau askep sejenis yang penyembuhanya mengarah ke proses penyakit itu sendiri. Lebih lengkapnya silahkan download Asuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan dibawah ini. 

1 komentar:

  1. Saya paling sedih kalau ada kekerasan dalam rumah tangga.

    BalasHapus

Back to Top