2 Februari 2016

Pengertian Asuhan Keperawatan

Asuhan Keperawatan merupakan suatu proses metode keperawatan secara ilmiah, dinamis, sistematis dan terus menerus dalam upaya untuk memberikan pemecahan masalah terhadap kesehatan pasien. Pada umumnya langkah ini biasanya diawali dari pengkajian (pengumpulan data), analisis data, penentuan masalah (diagnosa keperawatan) dan pelaksanaan serta penilaian tindakan keperawatan.

Tentu bagi anda khususnya para mahasiswa, membuat askep bukanlah perkara mudah apalagi jika terkait penyakit – penyakit langka yang jarang sekali ditemukan di lingkungan sekitar. Namun kini tak perlu khawatir lagi karena cariaskep.com telah hadir untuk memberikan solusi terbaik sehingga anda dapat menemukan ratusan bahkan ribuan asuhan keperawatan dalam sekali klik.
Adapun tujuan pemberian asuhan keperawatan yaitu membantu individu agar mandiri, mengembangkan potensi diri supaya penderita bisa memelihara kesehatan secara optimal disamping tidak bergantung dengan orang lain dan membantu untuk memperoleh derajat kesehatan maksimal. Mungkin anda bertanya – tanya, kenapa askep harus dibuat oleh setiap profesi keperawatan khususnya yang sedang atau pernah mengambil jurusan keperawatan?

Satu alasanya, bahwa hal tersebut termasuk salah satu serangkaian kegiatan praktik keperawatan yang diperuntukkan kepada pasien, dilaksanakan berdasar kaidah – kaidah sebagai suatu profesi humanistik serta berdasar kebutuhan objektif klien (pasien) demi mengatasi penyakit yang diderita. 

Disisi lain, askep bagi mahasiswa sangatlah diperlukan supaya menjadi pedoman maupun bimbingan sistematis dalam memecahkan suatu masalah. Lebih dari itu, asuhan keperawatan juga menandakan ciri profesionalisme anda saat memberikan asuhan keperawatan entah sebagai mahasiswa (calon perawat) atau perawat sebenarnya. 

Bicara soal askep, pastinya tidak akan terlepas dari yang namanya tahapan proses keperawatan. Sudah pada tahu kan, prosesnya seperti apa? Mengacu pada penjelasan diatas, ada 5 tahapan yaitu

5 Tahapan Asuhan Keperawatan


1. Pengkajian

Artinya pengkajian termasuk upaya untuk mengumpulkan data secara sistematis dan lengkap dimana mencakup tiga dasar yakni pengumpulan data, analisis data dan penentuan masalah kesehatan. Mulai dari pengumpulan data itu sendiri meliuti dua jenis antara lain data subyektif serta data objektif. 

Sedangkan analisis data terdiri dari status kesehatan, pola koping, masalah potensial, respon terapi medis hingga hal – hal yang menjadi kekuatan oleh pasien. Terakhir, barulah anda dapat merumuskan prioritas masalah setelah kedua pengkajian sebelumnya yang akan diarahkan pada penyusunan diagnosa keperawatan.

2. Diagnosa Keperawatan
Merupakan pernyataan yang menjelaskan status kesehatan klien (pasien) yang terbagi menjadi 5, apa saja itu? 

Pertama, aktual dimana mewakili masalah nyata sesuai penemuan data klinik. Kedua, resiko dalam artian termasuk masalah kesehatan nyata yang akan terjadi bila tidak dilakukan intervensi. Ketiga, kemungkinan membahas soal data tambahan demi memastika terdapatnya masalah keperawatan kemungkinan. Keempat, wellness yaitukeputusan klinik terkait keadaan individu atau masyarakat dalam transisi dari tingkat sejahtera menuju tingkat yang lebih tinggi. Kelima, syndrome terdiri atas diagnose keperawatan aktual dan resiko tinggi dan dapat diperkirakan muncul pada situasi tertentu. 


3. Rencana Keperawatan

Rencana asuhan keperawatan dibuat dalam rangka mengorganisir tindakan yang akan dilakukan terhadap pasien. Jadi pedomanya harus ditulis berdasar pencapaian tujuan jangka panjang agar kontinuitas asuhan keperawatan mamapu berjalan konsisten. 


4. Implementasi Keperawatan

Adalah aplikasi daripada rencana keperawatan yang sudah disusun sebelumnya. Sebagai catatan, implementasi ini termasuk tindakan spesifik dan dilaksanakan demi tujuan memodifikasi atau mempengaruhi masalah kesehatan klien (pasien) ke arahayang lebih baik. 

5. Evaluasi Keperawatan
Setelah tindakan atau implementasi keperawatan, evaluasi bisa menjadi dokumen terpenting untuk tindakan selanjutnya. Karenanya, keberhasilan seorang tenaga kesehatan (perawat) dapat ditentukan melalui proses ini. 

Ada 3 kriteria kemungkinan hasil evaluasi antara lain tujuan tercapai (apabila pasien menunjukkan tanda – tanda perbaikan), tujuan tercapai sebagain (jika tidak tercapai secara maksimal dan perlu mencari penyebabnya) dan tujuan tidak tercapai ( bilamana pasien tak menunjukkan tanda – tanda perubahan kondisi kesehatan menjadi lebih baik) 

Setelah semua proses keperawatan selesai maka anda pun tidak boleh melupakan yang namanya dokumentasi keperawatan. Begitulah kira – kira cangkupan askep keseluruhan. Sekali lagi, bila anda seorang mahasiswa atau mungkin perawat yang sedang mencari contoh asuhan keperawatan beserta, kelengkapanya tak usah bingung karena segala jenis askep mulai Askep Gadar, Askep KMB, Askep Gerontik, Askep keluarga, Askep Anak, Askep Maternitas, Askep THT, Askep Jiwa sampai Askep Penyakit Dalam telah tersedia di cariaskep.com

Tinggal klik sekali dan download maka Panduan Asuhan Keperawatan pilihan anda menjadi hak milik anda! Gampang bukan? Silahkan ikuti petunjuk tata cara download jika anda belum mengerti, KLIK DISINI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top