4 Februari 2016

Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus (DM)

Asuhan Keperawatan (Askep) Diabetes Melitus (DM) - Merupakan penyakit yang sering dijumpai sebagai akibat dari defisiensi insulin atau penurunan aktifitas kerja insulin, dimana tubuh tidak bisa menggunakan glukosa sehingga terjadi keadaan hiperglikemi , poliuri, glukosuria, dengan berat jenis urin yang tinggi, polidipsi dan metabolisme lemak dan protein yang abnormal 
Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus (DM)
Etiologi secara umum tergantung dari tipe Diabetes, yaitu :

1. Diabetes Tipe I ( IDDM )
Diabetes yang disebabkan oleh faktor autoimun, dimana terjadi kerusakan pada sel beta yang memproduksi insulin. Faktor lingkungan yang dapat menyebabkan kerusakan autoimun tersebut diantaranya adalah virus (Campak, Rubella, coxsackievirus ).

2. Diabetes Tipe II ( NIDDM )
Penyebabnya belum diketahui secara jelas. Tipe ini bukan merupakan penyakit yang berdiri sendiri, tetapi lebih merupakan akibat dari kondisi yang menyebabkan hiperglikemi. Kondisi abnormal tersebut seperti produksi glukosa yang berlebihan pada hepar, kerusakan produksi insulin, dan terjadi resistensi insulin pada perifer yang dimulai pada hepar, jaringan adiposa, serta otot. 

Adapaun Faktor resiko pada DM Tipe II (NIDDM):

• Riwayat keluarga penderita DM

• Obesitas ( > 20 % BB normal )

• Ras (African-american, Hispanic-American, Asian-American)

• Usia > 45 tahun dengan faktor predisposisi lain

• Menggunakan obat-obat yang dapat meningkatkan glukosa darah

• Hypertension ( > 140/90 mmHg )

• Kadar HDL < 35mg/dl, kadar trigliserid > 250 mg / dl

• Riwayat diabetes gestasional

3. Diabetes Tipe Lain 
Biasanya disebut sebagai “Diabetes maturitas pada usia muda”, disebabkan karena terjadi kerusakan pada produksi insulin, dan bersifat diturunkan oleh pola autosom yang dominan atau terjadi mutasi pada kromosom 12 (Menzel et al, 1995).

Pathofisiologi diabetes melitus juga tergantung dari etiologi. Diabetes merupakan penyakit yang dihubungkan dengan penurunan produksi insulin dan kerusakan pada reseptor insulin. Insulin merupakan hormone yang dihasilkan oleh sel Beta di pulau Langerhans pancreas. Insulin memegang peranan penting dalam menunjang sel untuk menggunakan dan menyimpan glukosa, lemak serta protein. 
Insulin juga diketahui menyebabkan perubahan permiabilitas membrane sel. Insulin dibentuk oleh proinsulin, dimana sel alpha, beta serta fragmen peptidanya akan membentuk rantai C-Peptide. Selama transport di dalam sel, proinsulin akan dipecah menjadi insulin dan C-Peptida dalam bentuk granula. 

Pemeriksaan kadar C-Peptide menunjukkan aktivitas sel beta pancreas. Rangsangan seperti adanya glukosa, mempengaruhi pengaturan kerja insulin. Insulin disekresikan melalui system portal. Insulin akan disekresikan pertama kali setelah 10 menit makanan masuk, kemudian secara pogresif insulin akan meningkat dan akan menetap seperti pada keadaan hiperglikemi. Lebih lengkapnya, silahkan download Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus (DM) dibawah ini. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top